Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengatasi Smartphone yang Lemot

Cara Mengatasi Smartphone yang Lemot
Cara Mengatasi Smartphone yang Lemot

Hp yang lemot merupakan masalah yang serius bagi kebanyakan orang terutama yang kesehariannya tidak lepas dari yang namanya hp, mungkin para pebisnis, pekerja kantoran, dan lain sebagainya.

Banyak sekali orang yang merasa kesal karena hpnya sering lemot, bahkan akhirnya malah membuat hpnya menjadi rusak karena saking emosinya akhirnya malah melakukan hpnya semena-mena. Padahal hal tersebut tidak diperlukan, karena masih ada solusi yang bisa diambil.

Masalah hp lemot sebenarnya masih bisa diperbaiki dan dikurangi sehingga smartphonemu bisa berjalan sesuai dengan yang kamu mau.

Nah, bagaimana sih cara mengatasi hp yang lemot itu? Langsung saja cek dibawah ini.

Cara Mengatasi Kinerja Smartphone yang Lemot


Cara Mengatasi Kinerja Smartphone yang Lemot

Lemotnya suatu hp atau smartphone tidak mungkin jika tidak ada penyebabnya, oleh sebab itu untuk mengatasi hal tersebut maka kamu harus mengetahui penyebab kelemotan hp kemudian mengatasi atau meminimalisir penyebabnya tersebut.

Bagi kamu yang merasa hpnya sedikit lemot, mungkin kamu bisa membaca beberapa cara dibawah ini supaya hpmu kembali normal lagi alias dapat digunakan untuk membantu kamu dengan lancar.

1. Menonaktifkan Aplikasi Bawaan


Jika kamu menggunakan hp baru pastilah saat membukanya pertama kali akan muncul beberapa aplikasi, ada yang menurutmu berguna dan ada juga yang kurang berguna karena jarang digunakan. Nah, sebenarnya kamu bisa melakukan penonaktifan aplikasi bawaan yang tidak kamu gunakan sehingga proses di hpmu akan semakin cepat dan pastinya juga akan berdampak pada smartphonemu sehingga lemotnya akan berkurang.

Untuk menonaktifkan apllikasinya pun cukup mudah, kamu hanya tinggal masuk ke bagian setting di hpmu kemudian pada menu apps kamu tinggal mencari aplikasi yang jarang kamu gunakan. Misalkan ada aplikasi browser 2, yang bawaan tidak digunakan maka kamu tinggal cari nama aplikasinya kemudian klik tombol nonaktifkan atau dalam bahasa inggris yaitu disable. Dengan begitu pastinya hpmu akan sedikit lebih enteng karena tidak terlalu banyak memproses aplikasi.

2. Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Antivirus

Antivirus bagi kebanyakan orang mungkin kurang bermanfaat karena tidak keliatan dampaknya, namun bagi sebagian orang juga malah suka mengoleksi antivirus. Memang sebenarnya tidak masalah jika menginstall aplikasi antivirus, namun kamu harus selektif karena jika kamu menginstall antivirus banyak bukannya hpmu jadi enteng malah akan semakin berat.

Hal itu karena biasanya antivirus akan selalu berjalan terus di balik layar sehingga akan memakan kapasitas RAM yang dijalankan. Pastinya akan membuat hp menjadi sedikit lebih lemot bahkan baterai hpmu pun akan termakan juga. Oleh sebab itu, pilihlah antivirus secukupnya saja dan jangan berlebihan.

3. Menghapus Cache dan File Temporary

Setiap kamu menggunakan aplikasi pasti akan memunculkan cache bahkan juga memunculkan file temporary didalamnya. Memang hal itu tidak berdampak langsung pada lemot atau tidaknya hp yang kamu punyai.

Namun, jika kamu terlalu banyak mengoleksi cache dan file temporary atau file sampah didalam hpmu pastilah akan memenuhi memorimu. Dan jika memorimu penuh pastilah hpmu akan menjadi lebih lemot dibandingkan jika memorimu masih terasa lega.
Untuk melakukan penghapusan cache atau file sampah tersebut kamu bisa melakukannya secara manual dengan masuk ke bagian setting dan pada menu aplikasi kamu memilih aplikasinya. Baru kamu bisa scroll kebawah dan akan menemukan tulisan hapus cache.

Namun jika kamu tidak ingin terlalu ribet karena harus menghapus satu persatu, kamu bisa menggunakan software tambahan atau jika di hpmu terdapat fitur tersebut maka kamu bisa menggunakannya yaitu pembersih hp.

4. Jangan Terlalu Banyak Menginstall Aplikasi

Aplikasi didalam smartphone adalah hal yang sangat penting dan perlu, namun bisa juga berubah menjadi masalah jika terlalu banyak menginstall aplikasi yang kurang penting dan jarang digunakan malah terinstall di hpmu tersebut.

Hal itu dikarenakan pastinya hpmu akan jauh lebih banyak mengolah data dari aplikasi-aplikasi tersebut.Apalagi jika sampai memorimu penuh (memori internal) pastinya juga akan berdampak pada kecepatan hpmu tersebut.

Oleh sebab itu, kamu bisa menghapus aplikasi-aplikasi yang telah kamu install namun jarang digunakan bahkan hanya sekali digunakan setelah kamu menginstall aplikasinya tersebut.

5. Melakukan Update Terbaru Pada Aplikasi dan Sistem

Kebanyakan yang namanya update pasti untuk memperbaiki kekurangan disebuah aplikasi maupun sistem itu sendiri. Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk melakukan update terbaru pada aplikasi-aplikasi yang kamu punyai.

Dengan melakukan update terbaru pastilah saat membuka aplikasinya akan sedikit lebih nyaman dan lancar untuk digunakan meskipun terdapat keadaan juga dimana jika di update malah memberikan kesan yang buruk.

Untuk meminimalisir hal tersebut, saat melakukan update suatu aplikasi kamu lihat terlebih dahulu review terbaru dari aplikasinya. Jika reviewnya positif dan terkesan lebih baik maka kamu bisa langsung melakukan update saja.

Namun jika kamu mendapatkan setelah update, reviewnya malah buruk maka mungkin kamu harus menunda terlebih dahulu untuk mengupdate aplikasi tersebut.

6. Mengurangi Animasi Pada Hp

Cara yang kali ini mungkin supaya terkesan lebih cepat saja, karena semakin berkurang animasi pastinya loading akan terlihat lebih cepat dan terlihat tidak terlalu banyak memakan waktu.

Nah, kamu bisa mematikan maupun mengurangi durasi animasi pada hpmu dengan mudah. Caranya yang pertama pastinya kamu harus masuk ke bagian setting hp dan pilih developer option.
Apabila kamu belum muncul developer optionnya dibagian setting, maka kamu bisa memunculkannya terlebih dahulu dengan masuk ke bagian setting dan pilih menu tentang telepon.
Kemudian klik terus 3 kali atau lebih pada bagian versi kernel sehingga muncul tulisan developer berhasil.

Kemudian kamu tinggal masuk ke setting lagi dan nantinya akan muncul tulisan developer option.

Kamu scroll kebawah hingga terdapat bagian bertuliskan animation scale, biasanya terdapat 3 tipe yaitu windows, transition, dan juga animator.

Kamu tinggal merubahnya satu-satu dengan mengurangi atau bahkan mematikannya menjadi off.
Namun pastinya hal itu juga akan berdampak pada animasinya, jika kamu matikan pastinya tidak akan muncul animasi yang biasanya membuat seperti efek smooth. Namun dibalik itu pastinya akan membuat hpmu terlihat lebih kencang dan tidak lemot lagi.

7. Melakukan Factory Reset

Apabila kamu sudah merasa capek karena hpmu sudah terlalu lemot dan males untuk merubah settingan satu persatu, kamu bisa melakukan factory reset di hpmu dan pastinya ini akan menyebabkan datanya menjadi hilang dan hpmu akan terlihat seperti baru alias hanya aplikasi bawaan saja.

Kamu hanya perlu masuk ke bagian setting dan pilih menu backup dan reset.

Kemudian kamu pilih tombol yang bertuliskan factory data reset. Ingat, cara ini akan menghapus data yang ada di hpmu. Itulah beberapa cara mengenai cara mengatasi hp menjadi tidak lemot.

Semoga artikel ini dapat menjadi solusi bagi kamu yang kebingungan karena hp yang kamu punyai mengalami lemot ataupun hang.