Macam - Macam Kerusakan yang sering Terjadi pada Ponsel

Macam - Macam Kerusakan yang sering Terjadi pada Ponsel

Ponsel adalah barang yang selalu kita bawa dalam keseharian kita. Dari bangun hinggu tidur lagi, ponsel tidak bisa lepas dari genggaman. Terkadang, perbuatan kita sendiri yang menjadikan ponsel mengalami kerusakan.

Kecerobohan dan ketidak hati-hatian membuat umur ponsel pendek dan cepat rusak. Dan ternyata, kerusakan yang dialami tiap orang hampir sama.

Inilah macam - macam kerusakan yang sering terjadi pada ponsel:

1. Integrated Circuit (IC) Power

IC Power merupakan perut dari ponsel. Kerusakan yang terjadi umumnya disebabkan oleh jaringan listrik saat men-charger ponsel tidak stabil, sehingga naik turun. Ini terjadi ketika arus listrik di tempat mengisi daya kurang stabil.

2. Flexsibel (Cabel)

Kerusakan pada flexsibel biasanya terjadi pada ponsel lipat. Flexsibel sendiri merupakan penghubung antara mesin dengan LCD. Bila kerusakan terjadi pada flexsibel, maka yang terjadi adalah LCD akan mengalami kedip - kedip, blank, atau mati.


3. Driver LCD (Liquid Circuit Display)

Jika ponsel sering jatuh, kemungkinan yang terjadi adalah kerusakan pada layar LCD. Dan ketika layar rusak, hal ini berarti kerusakan terjadi pada Driver LCD. Dimana untuk memperbaikinya adalah mengganti dengan LCD baru.

4. Driver Lampu

Jika lampu ponsel tidak berfungsi, kemungkinan yang terjadi adalah lembab atau terkena air. Selain itu, case ponsel jika jarang dibuka juga mempengaruhi kerusakan ini. Setidaknya, bukalah case ponsel seminggu sekali untuk memberi udara segara pada ponsel.

5. IC Plus

Kerusakan pada IC plus biasanya disebabkan karena pengoperasian aplikasi yang memaksa. Contohnya, ketika membuka suatu aplikasi tidak dikeluarkan sesuai urutan, melainkan langsung menekan tombol off. Memang aplikasi akan keluar, namun sistem software yang bekerja akan terganggu, serta pola kerja IC Plus akan terganggu.

6. IC RAM

Ponsel dengan memori internal dan eksternal sangat rentan terhadap virus. Apalagi jika kamu kerap menggunakan bluetooth untuk menstransfer data. Selain itu, kerusakan pada IC RAM disebabkan juga karena memori ponsel yang jebol. Kapasitas memori yang tidak seimbang dengan kapasitas data ponsel juga mempengaruhi kerusakan IC RAM.

7. IC Power Amplifier (PA)

IC PA merupakan komponen ponsel yang berfungsi untuk mencari sinyal. Misalnya ketika berada di dalam gedung tertutup atau di luar kota yang sulit terdapat jaringan. Kinerja IC PA dalam mencari sinyal menjadi kurang maksimal.

Namun, ketika sudah berada di tempat yang normal dan biasa terdapat sinyal, namun sinyal ponsel tetap tidak stabil, bisa jadi IC PA mengalami kerusakan. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak hal, misalnya ponsel sering terjatuh, bisa juga karena terkena air.

8. IC Audio

Jika suara telepon tidak berbunyi atau audio lainnya tidak berjalan seperti biasanya, bisa dipastikan IC Audio mengalami kerusakan. IC Audio ada pada speaker atau buzzer (bunyi ringtone).

9. Keypad / Touchscreen

Keypad atau touchscreen yang rusak biasanya disebabkan oleh kotoran yang masuk di sela - sela keypad.

10. Kamera 

Jika kamera pada ponsel sudah kurang terang, gambar tidak muncul, atau gambar pecah, dapat dipastikan kamera mengalami kerusakan. Bisa disebabkan karena fleksibel kamera lepas, atau software pada ponsel korup.

11. Hang

Hang biasa terjadi pada ponsel yang memiliki sistem operasi android. Biasanya terjadi jika kapasitas memori internal atau RAM hampir penuh atau penuh, sehingga ponsel terkesan memaksa dalam bekerja. Layar tiba - tiba berhenti dan layar sentuh macet. Cara mengatasinya adalah dengan flash ulang menggunakan firmware terbaru.


Supaya tidak terjadi kerusakan, ada baiknya gunakan ponsel dengan bijak dan hati - hati. Itulah beberapa masalah yang sering terjadi pada ponsel, Semoga informasinya bermanfaat dan selamat mencoba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel