Facebook Ad Breaks VS Youtube Adsense, Lebih Baik Mana?

Youtube Adsense sudah banyak dicoba oleh pengguna Youtube. Selain supaya terkenal, para pelaku Youtube Adsense ini juga mengincar bayaran yang fantastik dari iklan di Youtube.

Dengan mudahnya, orang - orang mendapatkan uang dari video yang mereka upload. Mereka tinggal upload video di Youtube, banyak viewers, maka uang akan datang ke akun Youtube yang sudah dimonetisasi.

Facebook Ad Breaks VS Youtube Adsense

Ternyata selain Youtube, Facebook juga menyediakan fitur yang sama. Dimana video yang diupload di Facebook juga dapat dimonetisasi. Facebook Ad breaks namanya.

Facebook Ad breaks mulai booming sejak Januari 2019 lalu. Tak sedikit pemain adsense yang mencoba peruntungan di Facebook Ad breaks tersebut. Hingga beralih profesi menjadi publisher Ad breaks.

Yang paling menguntungkan adalah pengguna Facebook yang memiliki fanspage dengan like lebih dari 10.000. Karena salah satu syarat supaya akun fanspage Facebook dapat dimonetisasi adalah memiliki like atau pengikut sebanyak minimal 10.000.

Sebenarnya, antara Facebook Ad breaks maupun Adsense Youtube sama - sama memiliki keuntungan dan kelebihan. Ada satu hal yang terlihat lebih mudah dari Facebook. Di sisi lain ada hal yang membuat Youtube lebih mudah.

Pada intinya, kamu pun harus mengupload konten video yang bermutu, original, dan tidak asal re-upload.

Di bawah ini, akan dibedah satu per satu, kelebihan dan kekurangan dari Facebook Ad breaks maupun Youtube Adsense:

1. Facebook Ad Breaks

Untuk mendapatkan dollar dari Facebook Ad breaks, video yang kamu upload harus mendapatkan banyak viewers. Dari pengalaman salah satu pelaku Facebook Ad Breaks, dalam satu video yang sudah ditonton oleh 2.300 viewers mendapatkan $0,13 atau sekitar Rp 1.800. Lalu, dibutuhkan berapa orang untuk mencapai minimum payout $100.

Jika dihitung, untuk mendapatkan minimal payout $100, harus ditonton sekitar 2 juta. Baru kamu mendapatkan uang sekitar $110.

Tidak mudah bagi fanspage yang baru memiliki pengikut 10.000. Namun, bagi fanspage yang telah memiliki pengikut ratusan ribu hingga jutaan, tentu tidak sulit. Apalagi jika video tersebut dibagikan ke Facebook lain.

Kelebihan Facebook Ad Breaks:

  • Mudah mencari jam tayang karena dapat dibagikan ke beranda penonton.
  • Pengikut dapat menjadi media promosi sukarela, karena video kamu yang dibagikan tanpa sadar membantu kamu dalam berpromosi.
  • Dapat memilih video yang akan dimonetisasi dan lebih mudah dalam menempatkan penayangan video.

Kekurangan Facebook Ad Breaks:

  • Sistem Approve iklan masih belum jelas.
  • Harus mengajukan banding jika masih tahap review.
  • Rentan terkena pelanggaran monetisasi karena Facebook lebih sensitif.
  • Masih sering pending ketika mencairkan uang.

2. Youtube Adsense

Di Amerika, bayaran per 1.000 views video bisa mencapai 1 - 7 USD. Sementara di Indonesia, jika dihitung secara perkiraan kamu bisa mendapatkan Rp 7.000 per 1.000 tayangan. Jika video yang kamu upload mendapatkan 1.000.000 viewers, pendapatkan yang diperoleh bisa mencapai USD 550 atau Rp 7.000.000.

Kelebihan Youtube Adsense:

  • Income lebih pasti dan waktu cair lebih jelas.
  • Sistem sudah lebih jelas daripada Ad Breaks.
  • Monetisasi lebih mudah dan sesuai, tidak perlu mengajukan banding seperti dalam Ad Breaks.
  • Satu akun adsense dapat digunakan untuk berbagai akun, baik Youtube, Blog, ataupun aplikasi sekaligus.

Kekurangan Youtube Adsense:

  • Hasil yang diperoleh hanya 68%, sisanya dimiliki oleh Google Adsense.
  • Nilai bid iklan tidak menentu.
  • Jika akun ter suspend oleh Google, maka data diri yang sama tidak dapat mendaftar Adsense kembali.

Menurutmu, mana yang lebih baik?

0 Response to "Facebook Ad Breaks VS Youtube Adsense, Lebih Baik Mana?"

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai postingan blog, Gunakan kata-kata bijak positif, dan NO SPAM.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel